AHMAD NAJIB QODRATULLAH

Nama Lengkap AHMAD NAJIB QODRATULLAH, SE  
Nama tanpa gelar AHMAD NAJIB QODRATULLAH  
Foto foto AHMAD NAJIB QODRATULLAH Klik di foto untuk foto yang lebih besar
Data Anggota DPR 2019
Nama AHMAD NAJIB QODRATULLAH, S.E.
Daerah Pemilihan JAWA BARAT II
Fraksi Fraksi Partai Amanat Nasional
Komisi Badan Akuntabilitas Keuangan Negara
Komisi XI
Panitia Khusus
Panitia Khusus
Panitia Khusus
Panitia Khusus
Panitia Khusus
Panitia Khusus
Komisi XI
Foto
Tautan Situs DPR  
Tautan Wikidpr  

Data Calon Anggota Legislatif 2019
Jenis Pemilihan Pemilu Calon Anggota DPR
Daerah Pemilihan JAWA BARAT II
Nama AHMAD NAJIB QODRATULLAH, SE
Nama Partai PARTAI AMANAT NASIONAL
Jenis Kelamin Laki-Laki
No Urut 1
Nama Kabupaten Asal BANDUNG
Tautan di KPU https://infopemilu.kpu.go.id/pileg2019/pencalonan/calon/38713
Foto -
Data Detail Calon Legislatif 2019
No Urut 1
Gelar Akademis Depan -
Gelar Akademis Belakang SE
Nama Lengkap AHMAD NAJIB QODRATULLAH
Tempat Lahir BANDUNG
Tanggal Lahir 25-09-1977
Jenis Kelamin Laki-Laki
Agama Islam
Status Perkawinan Sudah Menikah
Alamat Kp. Citamiang Kidul No. 178
Pendidikan D4/S1
Pekerjaan Anggota DPR 2014-2019
Status Khusus Tidak Ada
Motivasi -
Target/Sasaran -

Data Anggota DPR 2014
Provinsi / Dapil Jabar II 
Partai Partai Amanat Nasional (PAN)
Status Aktif
Catatan

Data Calon Tetap Dewan Perwakilan Rakyat 2014
Provinsi / Dapil JAWA BARAT / 2
Jenis Kelamin L
Partai Partai Amanat Nasional
Urutan 8
Kabupaten / Kota tempat tinggal calon BANDUNG
Tanggal Lahir  

Data Social Media
Blog  
Facebook
Twitter
Wikipedia
Artikel
No Judul URL    
1 http://wikidpr.org/anggota/5403631742b53eac2f8ef85f

Artikel Terkait

No Judul
1 Daftar 560 caleg lolos ke Senayan
2 DPR pastikan asuransi korban Mina sampai ke penerima hak
3 Anggota DPR dukung pengusutan kasus ekspor benih lobster ilegal
4 Amendemen UUD harus utamakan kepentingan umum, kata Tajdid Institute
5 Anggota DPR dukung pengusutan kasus ekspor benih lobster ilegal
6 Daftar 560 caleg lolos ke Senayan
7 Amendemen UUD harus utamakan kepentingan umum, kata Tajdid Institute

 

 

 

Add new comment