Lulung AL.

Nama Lengkap Lulung AL.  
Nama tanpa gelar Lulung AL.  
Foto foto Lulung AL. Klik di foto untuk foto yang lebih besar
Data Anggota DPR 2019
Nama H. LULUNG AL, S.H
Daerah Pemilihan DKI JAKARTA III
Fraksi Fraksi Partai Amanat Nasional
Komisi Komisi VII
Foto
Tautan Situs DPR  
Tautan Wikidpr  

Data Calon Anggota Legislatif 2019
Jenis Pemilihan Pemilu Calon Anggota DPR
Daerah Pemilihan DKI JAKARTA III
Nama H. LULUNG AL, SH
Nama Partai PARTAI AMANAT NASIONAL
Jenis Kelamin Laki-Laki
No Urut 1
Nama Kabupaten Asal JAKARTA BARAT
Tautan di KPU https://infopemilu.kpu.go.id/pileg2019/pencalonan/calon/200260
Foto -
Data Detail Calon Legislatif 2019
No Urut 1
NIK 317107240759****
Gelar Akademis Depan -
Gelar Akademis Belakang SH
Nama Lengkap H. LULUNG AL
Tempat Lahir Jakarta
Tanggal Lahir 24-07-1959
Jenis Kelamin Laki-Laki
Agama Islam
Status Perkawinan Sudah Menikah
Nama Suami/Istri Emma Mutmainah
Jumlah Anak 3
Alamat JL. EE No.4
Pendidikan -
Pekerjaan Anggota DPRD Provinsi 2014-2019
Status Khusus Tidak Ada
Motivasi Ingin mengabdikan diri untuk rakyat Indonesia, dan siap bersinergi bersama pemerintah pusat, agar Indonesia lebih maju dan sejahtera
Target/Sasaran Siap mengawal legislasi yang berpihak kepada rakyat, dan bekerjasama bersama eksekutif dalam mengawal APBN agar tepat sasaran untuk kemakmuran rakyat Indonesia
Dokumen Calon Anggota Legislatif 2019 (DPR/DPRD Provinsi/DPRD Kabupaten Kota)
Surat Pernyataan (formulir model BB.1)  
Daftar Riwayat Hidup (formulir model BB.2)  
Surat Keterangan Pengadilan negeri dari Wilayah Hukum tempat tinggal Calon  
Pas Foto 4x6 1 lembar  
Surat Keterangan Sehat Jasmani  
Tanda bukti terdaftar sebagai pemilih  
Fotocopy KTA  
Surat Keterangan Sehat Rohani  
Surat Keterangan Bebas Penyalahgunaan Narkotika  
Surat Keterangan Catatan Kepolisian  
Surat pernyataan pengunduran diri sebagai anggota Partai Politik yang diwakili pada Pemilu Terakhir  

Data Anggota DPR 2014
Provinsi / Dapil DKI JAKARTA III 
Partai
Status Aktif
Catatan

Data Calon Tetap DPRD 2014
Provinsi / Dapil DKI JAKARTA / DKI Jakarta 10
Jenis Kelamin
Profil dari situs KPU
Partai Partai Persatuan Pembangunan
Urutan
Kabupaten / Kota tempat tinggal calon
Tanggal Lahir  

Data Social Media
Blog  
Facebook
Twitter
Wikipedia
Artikel
No Judul URL    
1 https://nasional.tempo.co/read/1108013/lulung-dan-sarifuddin-sudding-maju-caleg-dari-pan
2 https://nasional.tempo.co/read/1108013/lulung-dan-sarifuddin-sudding-maju-caleg-dari-pan/full&view=ok

 

 

Comments

http://news.detik.com/read/2015/05/06/133901/2907333/10/saling-tuding-po...

Jakarta - Kasus dugaan korupsi UPS terus bergulir dengan menyeret nama-nama baru dari kalangan anggota DPRD DKI. Saling tuding antar politikus Kebon Sirih itu pun tak terelakkan.

Ada sejumlah nama yang muncul di pusaran kasus dugaan korupsi pengadaan UPS di anggaran DKI tahun 2014. Selain nama Abraham 'Lulung' Lunggana, yang merupakan Koordinator Komisi E DPRD DKI di tahun 2014, dan Sekretaris Komisi E DPRD DKI 2014-2019 Fahmi Zulfikar, ada sejumlah nama lain yang muncul.

Nama-nama lain ini dilontarkan oleh Fahmi. Politikus Hanura ini menyebut pimpinan Komisi E tahun 2014 sebagai pihak yang sangat mengetahui soal pengadaan UPS. Mereka adalah Ketua Komisi E DPRD DKI periode 2009-2014 Firmansyah; wakilnya Igo Ilham; dan Sekretaris Komisi E Sarianta Tarigan.

Sarianta langsung membantah tudingan Fahmi. Politikus Hanura yang kini tak lagi menjadi anggota DPRD DKI ini mengaku tak tahu menahu soal proyek pengadaan UPS.

"Karena saya juga tidak masuk tim Banggar dan Finalisasi APBD-P," kata Sarianta saat dihubungi, Rabu (1/4) lalu.

Sarianta justru menyebut Ketua Komisi E DPRD DKI periode 2009-2014, Firmansyah, dan Koordinator Komisi E DPRD DKI periode 2009-2014, Lulung, sebagai yang paling mengetahui kasus UPS.

Lulung yang ruangannya sudah digeledah dan diperiksa dua kali oleh Bareskrim membantah tahu banyak soal proyek pengadaan UPS. Meski menjadi koordinator Komisi E yang membahas proyek UPS 2014, Lulung mengaku tidak tahu proyek tersebut.

"Pimpinan mah itu saja, iya-iya saja. Kan yang bahas itu komisi, bukan kita," kata Lulung seperti dikutip dari majalah detik edisi 4-10 Mei 2015.

Add new comment